Powerbook G4 dan Tetanus

korosi

Tetanus memang bukan penyakit yang setenar flu burung atau HIV-AIDS. Demikian juga Powerbook bikinan Apple yang boleh jadi kalah populer oleh Dell atau IBM, setidaknya di tempat mukimku saat ini. Tapi, tentunya bukan karena sama-sama tidak populer lantas keduanya saya jadikan judul tulisan ini.

Dalam pengetahuan saya yang awam, salah satu penyebab tetanus adalah luka akibat terkena logam berkarat. Gara-gara pemahaman awam ini, semasa masih kuliah beberapa tahun lalu, olok-olok sumber tetanus sempat dialamatkan pada saya. Apa pasal? Motor antik IFA MZ keluaran Jerman Timur akhir tahun 1960-an yang saya kendarai waktu itu dianggap lumayan kuno, dan karenanya diasosiasikan dengan barang karatan. Setiap kali saya muncul dengan motor ini, sejumlah teman langsung berloncatan menjauh sembari berteriak-teriak, “Awas, ketabrak kena tetanus. Ketabrak kena tetanus!”. Padahal motor saya yang bercat merah hitam itu bodinya mulus-lus, nyaris nggak ada bagiannya yang berkarat.

Ada pula, menurut sejumlah teman pada masa kecil saya, keyakinan yang mengatakan tetanus disebabkan tahi kuda. Konon, jika ada bagian tubuh kita yang memiliki luka terbuka, hendaknya jangan sampai terpapar tahi kuda yang, kabarnya, dipenuhi kuman-kuman penyebab tetanus. Konon lagi, tak hanya satu dua orang yang meninggal karena tahi hewan penghela andong, dokar dan semacamnya yang kini musti mengenakan “cawat” agar kotorannya tidak pating glundhung di jalan itu.

Nah, karena saya masih berpegang pada pemahaman dasar bahwa salah satu penyebab tetanus adalah logam berkarat, saya sempat berkerut kening juga sewaktu mendapati pada bagian palm rest kanan powerbook G4 second yang barusan saya beli terdapat garit-garit karat yang meskipun tak begitu kentara tapi terasa di telapak tangan.

Iseng saya browsing mengenai soal ini, saya menemukan beberapa thread di forum-forum pengguna macintosh yang mengangkat masalah karat pada powerbook G4. Pada seri-seri awal, powerbook G4 yang berbalut casing titanium (konon ini jenis metal yang dipakai untuk melapisi pesawat ulang alik dan dikenal memiliki durabilitas tinggi) juga dikeluhkan gampang terkelupas dan berkarat, terutama di bagian palm rest.

Mulai seri Powerbook G4 12″ 867Ghz yang dirilis awal tahun 2003, casing titanium yang diperkenalkan sejak Januari 2001 digantikan pelat-pelat alumunium yang dianggap lebih tahan lama dan ringan. Mestinya juga anti karat. Namun toh, masalah karat pada casing powerbook alu, demikian seri ini biasa disebut, masih juga muncul meski tidak sebanyak yang menimpa seri-seri titanium.

Pada beberapa kasus (yang sebenarnya sangat sedikit, tetapi karena sebagian besar pemakai produk-produk Apple selalu berharap produk yang mereka miliki sempurna tanpa cacat, maka cacat remeh temeh pun menjadi kasus), karat muncul dalam rupa bintik-bintik korosi di bagian palm rest, alias dudukan pergelangan hingga telapak tangan di sisi kanan-kiri trackpad.

Pada kasus powerbook g4 15″ 1.33ghz yang saya pakai saat ini, pada palm rest sisi kanan, terutama pada bagian tepi di mana saya biasa menempatkan pergelangan tangan, terdapat beberapa garit tipis dan deretan titik-titik berwarna kehitaman dan terasa agak kasar ketika diraba. Memang karat, tak diragukan lagi.

Soal penyebabnya, saya tidak tahu. Apalagi laptop ini baru di tangan saya sekitar satu minggu yang lalu, setelah mengalami “perjalanan” ribuan kilometer dari Jakarta ke satu kota kecil di selangkangan Sulawesi.

Boleh jadi ini masalah kimiawi. Lah? Pada beberapa thread yang saya singgung di atas, disebutkan sejumlah dugaan penyebab munculnya karat pada bagian palm rest powerbook aluminium dikarenakan keringat si pemakai. Tak sembarang keringat, melainkan keringat yang barangkali mengandung garam yang berlebihan sehingga memancing karat pada bagian-bagian “aus” di tubuh powerbook.

Konon, menurut Bos B yang menjual laptop ini ke saya, pemilik sebelumnya adalah ekspatriat yang membelinya dari Prancis. Beralasan memang, karena layout keyboardnya memang mengikuti layout yang lazim di pakai di Prancis dan Belgia. Tombol huruf Y, sebagai contoh, terletak pada lokasi di mana biasanya terdapat tombol huruf Z pada layout keyboard ala Amerika. Sebaliknya, tombol key huruf Z menempati lokasi Y. jadinya susunan layout keyboardnya bukanlah QWERTY, melainkan QWERTZ…

Nah, apakah layout keyboard QWERTZ ini berpengaruh pada akan meluas atau tidaknya bidang berkarat pada palm rest dan membuat saya rentan terkena tetanus, tentu anda tahu jawabannya. Jelas tidak ada hubungannya. Jadi, apakah powerbook Anda juga berkarat?

3 thoughts on “Powerbook G4 dan Tetanus”

  1. oalah Ron, mesake tenan kowe..nganti mlembung ngono bodimuđŸ˜› Ya wis kene, tak tukokne siji, powerbook GM4 (baca: powerbook gempor–speednya terseok-seok) kkkkkk…salam nggo anak bojomu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s