No for Mac

Di tempat kerja saya sekarang, sekurangnya 2008 komputer saling terhubung (baku hubung, dalam dialek lokal) dalam jaringan intranet dan masing-masing memiliki akses ke internet. Dari ribuan komputer itu, hampir semuanya PC desktop dan laptop bermerek IBM. Merek lain semisal Dell atau HP nyelip hanya satu dua saja, demikian pula PC jangkrikan alias rakitan. Diantara kerumunan PC itu, saya belum menemu pengguna Apple sebijipun.

Secara “resmi”, departemen IT di PTI memang tidak menyarankan sistem operasi selain “jendela” (ini kata yang kerap dipakai kalangan pengguna Mac untuk menyebut sistem operasi keluaran Micro$oft). No Mac OS. No Linux. Apalagi Unix atau Solaris. Soal kenapa, aku belum pernah menanyakannya ke orang-orang IT. Tapi kayaknya tak jauh-jauh dari masalah “kompatibilitas”,  “uniformitas” sistem operasi atau istilah sejenis yang intinya demi kemudahan operasional. Beralasan, memang.

Bos saya kabarnya pernah menyodorkan proposal untuk pengadaan komputer multimedia bikinan Apple. Ajuannya ditolak dengan alasan di atas, alih-alih ia dijanjikan bakal mendapatkan PC tower dual core dengan RAM sekian giga dan hardisk ratusan giga. Sekian bulan berlalu, hingga sekarang pesanannya belum jua datang.

So, jika Anda pemakai Mac dan suatu saat berkesempatan tinggal dan bekerja di lingkungan PTI, lebih baik tukarkan Mac anda dengan IBM atau PC lain berbasis jendela. Kecuali anda tahan “kesepian” atau (menghibur diri mode on) bertekad untuk “be different” dengan Mac tersayang, seperti saya saat ini🙂. Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s