Berawal dari kerekan..

liftIbarat papan puzzle, keping-keping sejarah penciptaan lift dipasangkan oleh banyak sosok dan dalam rentang waktu yang panjang, sebelum akhirnya hadir dengan bentuk seperti kita kenal sekarang ini.

Keping penemuan pertama berupa ide mengenai alat angkut vertikal yang muncul sejak abad ke-2900 BC. Saat itu, alat kerekan (hoist) dalam bentuk sederhana dipergunakan untuk mengangkat batu-batu seberat 5 ton dalam pembangunan piramida Cheops di Mesir Kuno. Di tahun 236 BC, ahli matematika Yunani, Archimedes juga memperkenalkan alat pengerek untuk menaikkan air dan benda-benda berbobot ringan. Diperkirakan mulai abad ke-3 SM hingga abad pertengahan Masehi, kerekan menjadi perangkat angkat yang dikenal luas dengan tenaga penggerak manusia dan hewan. Prinsip kerja kerekan inilah yang menjadi dasar disemaikannya ide alat angkut vertikal dalam bangunan, yang sekarang dikenal sebagai lift atau elevator.

Denis Papin (1690), ahli tehnik dari Prancis, pada tahun 1690 mengembangkan pompa bertekanan yang dipergunakan dalam teknologi pengangkatan air dari lubang tambang. Peralatan tersebut kemudian dimanfaatkan pula untuk pengangkutan manusia dan peralatan di lubang-lubang tambang. Menyusul kemudian di tahun 1765, James Watt menyempurnakan mesin uap yang dikembangkannya setahun sebelumnya. Dengan segera penemuan baru ini dicobakan sebagai tenaga penggerak lift, menggantikan tekanan air. Berbagai penemuan lain yang terkait dengan teknologi lift, seperti mesin uap putar, prinsip elektromagnet, kabel baja, motor elektromagnetik sampai mesin dua langkah berturut-turut ditemukan dan disempurnakan dalam hampir satu abad berikutnya sampai di tahun 1857, saat perusahaan Otis Brother memasang lift penumpang pertama di bangunan departement store lima lantai di Broadway untuk E.W Haughtwhat & Company.

Empat tahun sebelumnya, Elisha Graves Otis, menemukan teknologi pengereman lift dengan memasang per baja yang dilengkapi roda gigi pada dasar tabung lift. Inilah salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah lift, terutama karena menjawab kebutuhan kemanan dalam teknologi pengangkutan manusia secara vertikal.

Pada tahun 1860, bangunan lima lantai Grosvenor Hotel di London menjadi hotel pertama yang memasang lift untuk para tamu. Lift tersebut masih memanfaatkan teknologi tekanan air dan oleh para tamu dijuluki sebagai “kamar bergerak naik”. Menyusul kemudian di tahun 1870, Equitable Life Assurance Society Building, gedung terjangkung di kota New York saat itu, menjadi gedung pertama yang memiliki lift penumpang yang didesain khusus oleh arsitek untuk digunakan di bangunan perkantoran. Lift yang digunakan bermerk Otis Tufts, yang harga persatuannya tak kurang dari AS$ 15.000! Konon lebih dari 2500 orang menjajal sarana ini di hari pertama pengoperasiannya.

Rangkaian penemuan komponen baru membuat lift semakin aman, cepat dan nyaman. Kabel pengerek dari baja, yang awalnya dipergunakan di pertambangan Harz Mountain, Jerman, mulai dipakai untuk lift secara luas sejak tahun 1874. Setahun kemudian, Cyrus W. Baldwin mengembangkan teknologi Hydro-Atmospheric Elevator yang dioperasikan dengan tekanan air dan gaya gravitasi. Kecepatan maksimal yang dapat dicapai adalah 1500 fpm (kaki permenit), lift tercepat di masanya. Lift dengan teknologi ini dipasang pertama kali di gedung Westren Union Telegraph, New York, yang berlantai sembilan.

Menginjak tahun 1880 penemu dari Jerman, Warner von Siemens, memperkenalkan lift listrik pertama di Manheim, Jerman. Motor listrik yang disertakan dibawah kabin, menggerakannya naik turun mengikuti alur roda gigi disepanjang tabung jalur lift. Jenis lain dari lift listrik dikembangkan pada tahun 1887 di Baltimore, Amerika, dengan menambahkan drum yang diputar dengan tenaga listrik sebagai tempat lilitan kabel. Sayangnya drum tersebut tidak bisa dibuat cukup besar untuk dapat melilit tali yang dibutuhkan dalam sebuah pencakar langit.

Baru pada tahun 1903, Otis Brothers and Co., mengembangkan generasi gearless traction electric elevator, teknologi yang memungkinkan lift dipakai dalam bangunan ratusan lantai. Teknologi elektromagnetik menggantikan fungsi pengereman dengan roda gigi dan pengendalian manual dengan tali. Sistem pengendalian mulai dilakukan dengan tombol tekan dan sistem sinyal. Sistem tombol kolektif mulai diperkenalkan perusahaan yang sama di tahun 1907. Penemuan-penemuan ini dianggap sebagai tonggak sejarah lift modern, yang memungkinkan kota-kota berkembang secara vertikal hingga ratusan meter tingginya. Tak sampai setengah abad kemudian, struktur-struktur baru seolah berlomba menggapai langit. Sebutlah Empire State Building, World Trade Center, John Hancock Center dan CN Tower yang memiliki ketinggian rata-rata lebih dari 300 meter!

Pernik-pernik penemuan terus ditambahkan. Operator lift di Singer Building, New York, yang berketinggian 41 lantai, dilengkapi telepon yang dihubungkan dengan “supervisor lift” untuk mengontrol waktu pemberangkatan. Tenaga penggerak sistem DC dua fase mulai digantikan sistem kelistrikan AC tiga fase berkat penemuan The Edison Company pada tahun 1922. Penemuan ini membawa ribuan perubahan pada teknologi lift di masa itu. Perusahaan Otis Brothers tak henti menyumbangkan perangkat baru, kali ini pabrikan tersebut memperkenalkan “sinyal kontrol” otomatis untuk menggantikan fungsi lift attendant.

Di penghujung pertengahan abad ke-20, pemanfaatan teknologi komputer, dengan menanamkan chip-chip prosesor pada sentral pengatur lift, mulai diadopsi dan memungkinkan lift beroperasi secara otomatik, menjamin ketepatan waktu, efisiensi penuh namun dengan tingkat keamanan yang tinggi. Dari prinsip kerja kerekan sederhana, lift menjelma menjadi salah satu perangkat utama dalam konstruksi modern.

3 thoughts on “Berawal dari kerekan..”

    1. maf pak,sy bisa minta sejarah tentang mesin hoist yg ada hangernya gk??yg d gunakan untuk pencelupan cat mobil.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s